Hutan Pinus Semeru, Wisata Menawan dalam Pelukan Gunung

Hutan Pinus Semeru
Suasana di HPS yang asri dan banyak spot untuk foto. (Tika Hapsari/JawaPos.com)
JawaPos.com – Tidak berlebihan apabila Kabupaten Malang dijuluki sebagai hatinya Jawa Timur, sesuai dengan tagline wisata yang diusung, The Heart of East Java. Pasalnya, daerah di bawah kepemimpinan Rendra Kresna ini kaya dengan destinasi wisata kece, indah dan instagramable.

Salah satunya yang lagi hits sejak beberapa bulan belakangan adalah Hutan Pinus Semeru (HPS).

Hutan Pinus Semeru
Sajikan Pesona Alami (Tika Hapsari/JawaPos.com)

HPS berlokasi di Dusun Arjosari, Desa Sumber Putih, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Jika dari arah Kota Malang, pembaca bisa lewat Gadang, kemudian arah Kecamatan Bululawang lurus hingga sampai di perempatan Krebet.

Dari perempatan Krebet, belok kiri menuju utara. Nanti Anda akan menemukan pertigaan, jangan belok, namun tetap saja lurus hingga menemukan arah Kecamatan Wajak.

Lokasi HPS ini, tidak jauh dari kantor kecamatan. Waktu tempuh jika dari Kota Malang sekitar satu jam.

Kendati demikian, perjalanan akan terbayar begitu sampai di HPS. Pasalnya, udara segar akan segera menyergap hidung. Tidak heran, karena HPS berlokasi di lereng Gunung Semeru.

Pemandangan hijau dari ribuan rumpun pohon pinus segera memanjakan mata. Terdapat jalan setapak di dua bidang hutan pinus.

Hal yang membuat HPS menjadi instagramable, adalah payung warna-warni yang digantungkan di antara pohon pinus. Kadang, juga ada hammock yang dipasangkan di antara pohon.

Pengunjung juga dapat berswafoto di rumah pohon yang disediakan oleh pengelola HPS. Ada beberapa rumah pohon yang dibangun di ketinggian sekitar dua meter.

Agar bisa berfoto instagramable di rumah pohon, pengunjung hanya perlu membayar Rp 5 ribu. Hanya beberapa pengunjung yang diizinkan naik ke rumah pohon.

Waktu foto juga dibatasi hanya sekitar 15 menit. Pembatasan ini untuk menjaga agar wisatawan tidak sampai antre lama, dan faktor kekuatan rumah pohon juga.

HPS semakin eye catching dengan tulisan-tulisan menggelitik. Misalnya saja ‘Izinkan aku mencintaimu’ atau ‘cinta butuh pengorbanan’, ‘perawatan butuh penghasilan’ dan aneka papan bertuliskan kalimat konyol lainnya.

Berwisata ke HPS tidak perlu risau soal biaya masuk. Hanya perlu Rp 5 ribu untuk biaya parkir. Saat ini wisata ini masih belum dikarciskan.

Jika wisatawan tidak sempat membuat bekal untuk piknik, jangan khawatir kelaparan. Pasalnya, di sepanjang jalan sudah ada beberapa warung yang berjualan. Walau hanya sekadar minuman dan mi instan.

Salah satu wisatawan, Mamad, 30, mengaku terkesima dengan suguhan pemandangan di HPS.

“Udaranya segar, pemandangannya juga asri, bikin adem,” kata staf humas Universitas Kanjuruhan Malang itu, Sabtu (6/1).

Mamad yang berwisata bersama dengan rekan-rekannya, menjelaskan, dia juga suka dengan suasana yang ditawarkan HPS. Apalagi banyak spot foto yang sayang untuk dilewatkan.

Wisatawan lainnya, Ayu Bintari, 26, menjelaskan dia suka berwisata ke HPS. Suasana yang masih segar, menawarkan kealamian ini menjadi daya tarik tersendiri baginya.

“Tidak butuh biaya banyak, cukup untuk parkir saja,” tegas tenaga medis RSI Gondanglegi, Kabupaten Malang itu

Sumber: www.jawapos.com